Laman

Tuesday, May 15, 2012


Taksonomi


Makhluk hidup di bumi sangat beranekaragam dan semakin lama bertambah banyak, tentu saja keanekaragaman juga tertambah. Bagaimana kita akan mempelajarinya?

Untuk mempelajari makhluk hidup tersebut, manusia berusaha menyederhanakannya dengan menggolong-golongkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki. Di dalam kelompok yang mempunyai ciri-ciri yang sama tersebut pastilah ditemukan lagi perbedaan-perbedaan. Kemudian dibentuk kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki, sehingga akan diperoleh kelompok terkecil dengan persamaan ciri yang sama. Ilmu yang mempelajari pengelompokkan makhluk hidup dengan suatu sistem tertentu disebut klasifikasi atau taksonomi.

Wednesday, April 25, 2012


Alelopati

Pada posting sebelumnya di Kereta-Sains, kita telah mempelajari macam-macam interaksi antar makhluk hidup. Pada posting kali ini kita akan lebih menfokuskan pada alelopati. Alelopati berasal dari bahasa Yunani, allelon yang berarti "satu sama lain" dan pathos yang berarti "menderita". Alelopati didefinisikan sebagai suatu fenomena alam dimana suatu organisme memproduksi dan mengeluarkan suatu senyawa biomolekul (disebut alelokimia) ke lingkungan dan senyawa tersebut memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan organisme lain di sekitarnya.

Alelopati merupakan interaksi antarpopulasi, bila populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya, di sekitar pohon walnut (juglans) jarang ditumbuhi tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat yang bersifat toksik. Pada mikroorganisme istilah alelopati dikenal sebagai anabiosa atau antibiotisme. Contoh, jamur Penicillium sp. dapat menghasilkan antibiotika yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.

Saturday, April 21, 2012


Interaksi dalam Ekosistem

Bumi kita tersusun dari bermacam-macam komponen, baik komponen biotik maupun komponen abiotik.  Komponen biotik sendiri juga terdiri dari bermacam-macam makhluk hidup, ada monera, protista, fungi, plantae dan animalia. Semua komponen tersebut tidak ada yang bisa berdiri sendiri, semua saling ber-Intereraksi, interaksi antarkomponen ekologi dapat berupa interaksi antarorganisme, antarpopulasi,  dan antarkomunitas. Dalam artikel ini akan membahas interaksi-interaksi tersebut.

Saturday, March 24, 2012


Pesawat Sederhana : Katrol dan Roda Berporos

Pesawat sederhana yang kita jumpai dalam jehidupan sehari-hari ada 4 macam, yaitu: Pengungkit/ Tuas, Bidang Miring, Katrol dan Roda bergigi. Pada posting sebelumnya kita telah mempelajari tentang Pengungkit/ Tuas yaitu pesawat sederhana yang dibuat dari sebatang benda yang keras (seperti balok kayu, batang bambu, atau batang logam) yang digunakan untuk mengangkat atau mencongkel bendan serta mempelajari bidang miring yang merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan benda dengan lintasan miring. Pada artikel berikut ini akan membahas pesawat sederhana lainnya yaitu Katrol dan Roda bergigi

Friday, March 23, 2012


Pesawat Sederhana : Tuas dan Bidang Miring

Banyak kehidupan sehari-hari yang tampak biasa-biasa saja, tetapi tidak seperti itu bagi seorang saintis. Kejadian-kejadian tersebut selalu saja menimbulkan pertanyaan-pertanyaan. Sebagai contoh, ketika kamu ingin mencabut paku yang tertancap di dinding, kamu akan sulit bahkan tidak mampu melakukannya tanpa bantuan alat. Jika kamu menggunakan catut, pekerjaan itu akan mudah dilakukan. Mengapa mencabut paku dengan catut terasa lebih mudah? Mengapa dayung dapat menggerakkan perahu dengan tenaga yang tidak terlalu besar? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan kamu temukan dalam artikel berikut ini.